#1-02042017
Ranking #1 (SD dan SMP)
Sedari SD cita-cita saya dalam sekolah adalah mendapat Ranking 1 dalam 1 tahun ajaran.
Dan itu tidak pernah bisa tergapai.
SD, adalah jenjang yang paling memungkinkan bagi saya. Tapi tetap tidak terjadi.
SD saya adalah SD impres. yang mana berarti daerah tertinggal. karenanya, setiap 2 hari atau 3 hari sekali diberi makanan tambahan. biar otak murid-muridnya "sedikit" lebih encer.
jaman saya sistemnya bukan semester. namun caturwulan. jadi dalam 1 tahun ajaran akan ada 3X penerimaan raport.
Dan mimpi saya ini tertanam sejak SD kelas 1 caturwulan 1 (CAWU 1).
CAWU 1 kelas 1 saya ranking 1, dari 14 atau 15 murid. Cawu 2 tetap ranking 1. Namun, Cawu 3 kelas 1, saya ranking 2.
Juara 1 nya teman saya bernama Tika. si jenius dari Jebresan, kampung sebelah.
memasuki kelas 2, semangat belajar saya kerahkan sekuat-kuatnya untuk merebut 3 caturwulan ranking 1, namun, lagi-lagi gagal.
saya juara 1 di cawu 1 dan 3. cawu 2 kelas 2 SD adalah ranking terjelek saya sepanjang SD. ranking 3. posisi 1 direbut oleh pendatang baru bernama Anna.
Anna ini karena siswi pindahan, jadi saya belum tau kemampuannya. tapi setelah dia merebut pole position, saya jadi tau. ada 2 wanita jenius di kelas.
Mimpi juara saya benar-benar kandas saat di kelas 6, cawu satu saya rangking 2.
Hancur sudah.
apakah saya menyerah. tentu tidak. masih ada SMP.
saya pindah, dari desa di klaten, ke kota. Jogja namanya.
saya masuk ke SMP N 2 Jogjakarta. kenapa saya masuk SMP N 2, karena NIM saya terlalu jelek untuk masuk SMP N 5 atau SMP N 8 yang berisi murid-murid super canggih dan pintar. Apalah saya yang anak Ndeso itu..
SMP N 2 Yogyakarta terkenal dengan nama Espero Depaso. Es Em Pe loRo Depan Panembahan Senopati. panembahan senopati adalah nama jalan didepan SMP N 2. atau depaso bisa dinamakan depan pasar soping.
:D
Nama lainnya adalah Espero Detampi, setelah ada taman pintar didepan sekolah.
sekrang sepertinya dinamakan espero delanpir. depan lahan parkir. hehehe
besok jika didepannya dibangun kampung mungkin jadi espero dekampret. depan kampung deret..
:P
Nasib saya yang bercita-cita menjadi rangking 1 musnah di SMP 2. ternyata kota adalah seperti sarang serigala jenius dan saya hanya anak ayam yang tersesat.
jangankan ranking 1 kelas, maksimal saya ranking 2. di kelas 1, ada manusia super jenius bernama Theo. begawan STAN.
di kelas 2 ada Leo Naga, kelas 3 kembali Theo.
Tapi, sehebat-hebatnya Theo, dia seperti saya saat SD. ada Cew yang jauuuuuh lebih jenius dari dia. dan mungkin ini cew adalah cew paling jenius yang pernah saya temui.
Namanya Hidayah Sunar.
sepanjang sejarah SMP, hidayah adalah penghuni Pararel kelas. setiap semester selalu dipanggil kepala sekolah untuk maju kedepan, menerima penghargaan.
saya....
hehehe.. bukan Akhsin namanya kalo cepat menyerah.
saya tidak akan kalah.
Alih-laih berada dibelakang. setiap upacara, saya adalah satu-satunya anak yang selalu berada didepan. bersanding dengan guru. yang lain selalu dibawah saya.
bagaimana tidak, tugas saya adalah sebagai orang paling penting saat upacara.
pembawa teks pancasila.
masuk ke panggung sebelum pembina upacara. dan balik saat upacara menjelang selesai.
Saat bertugas sebagai pembawa teks pancasila. saya kebungkan dada. diri yang sedih ini saya motivasi. lihat sin.. mana ada siswa yang bisa mendekati pembina upacara selain kamu..
bener sin.. kamu hebat sin.. hebat banget.. begitu angan menghibur.
hehehe. meskipun tak dapat pararel, tapi cukup lumayan.
saya mulai mengubur hidup hidup ranking 1 saya.
bagaimana saat SMA?
Sungguh.. SMA adalah tempat dimana jangankan ranking 1, masih bertahan sampai lulus adalah sebuah keajaiban bagi saya.
hmmmmm..
bagian ini adalah bagian khusus...
Comments
Post a Comment