Skip to main content

Air

PhD Life #Jepang #7

#1-01042017
Air
Kebahagiaan tidak selalu berkaitan dengan banyaknya kenikmatan yang kita peroleh.
Ada 3 orang pelari tangguh yang ditugaskan oleh seorang raja bertanding melintasi gurun pasir yang super gersang.
ketiga pelari memiliki kemampuan dan daya tahan yang sama. sehingga, yang mampu menjadi pemenang adalah yang memiliki daya pikir dan daya nalar yang paling kuat.
karena melintasi gurun yang luas, maka disetiap 1 km akan ada seseorang yang memberikan 1 botol air minum untuk diminum oleh masing-masing pelari.
dalam perlombaan itu, 2 km terakhir tidak akan ada pemberi minum. hanya ada di garis finish.
perlombaan pun dimulai.
masing-masing pelari berlari dengan semangat.
pada saat telah mencapai di 1 km pertama, maka masing-masing pelari tidak sama dalam minum air yang mana kondisi gurun yang sangat panas.
berlari 1 km di gurun pasir sangat-sangatlah berat. tidak seperti di jalan aspal yang mudah dilalui. tidak seperti jalan di malioboro yang lurus dan tak bertanjakan.
jika tak hati-hati kaki bisa terperosok. tenggelam dalamnya pasir gurun.
jika tak bisa mengukur jarak, maka akan ada banyak bukit dan lembah di setiap tikungan. belum lagi pasir gurun yang kadang membuat setiap pelari harus berhenti karena adanya pasir yang terbang terbawa angin.
pelari pertama datang di pos pertama. dia mendapatkan botol minum dan langsung diminum. dia hampir tidak kuat menahan haus yang menyerta. semua air dibotol minum diminumnya. setelah rehat sejenak dia melanjutkan larinya.
pelari kedua datang pula dipos pertama. haus yang melanda ditengah terik tak membuatnya meminum semua air. dia sisakan air didalam botol dan dia berlari kembali menuju ke pos selanjutnya.
pelari ketiga datang ke pos pertama dan menerima air. dia minum sedikit air yang dibotol. tidak sebanyak pelari pertama dan kedua. dia berlari dengan botol yang masih banyak airnya.
berlari ke pos 2, pelari pertama sekuat tenaga berlari karena dia ingin segera minum air. dia tidak membawa botol sehingga dia mudah berlari dan bergerak. meskipun demikian, dia hampir tidak mencapai pos kedua karena kehausan. tapi dia mampu. sampailah di pos kedua.
hal yang sama dia lakukan. dia habiskan seluruh air dan mulai berlari ke pos selanjutnya.
pelari kedua berlari pula ke pos kedua. saat terengah-engah kehausan, dia buka botol minum yang berisi air tak sampai 1/3 itu untuk diminumnya dan kemudian melanjutkan berlari. air dibotolnya tinggal tak seberapa. tapi masih ada meski sedikit.
di pos kedua, pelari kedua melakukan hal yang sama. dia minum air yang cukup banyak dan masih ada sisa air dibotol. dimasukkannya sisa air dibotol pertamanya dan melanjutkan berlari meskipun tidak penuh air yang dia bawa berlari.
pelari ketiga membawa air yang masih banyak. dia tidak kehausan. jika dia haus dia cukup minum seperlunya dan kemudian melanjutkan berlari.
maka sampailah pelari ketiga dipos kedua. cadangan air dia masih banyak. dia menggambil botol berisi air di pos kedua sebagai cadangan. dalam berlari dia konsisten. menum sedikit demi sedikit. seperlunya dan menyimpan air cadangan disetiap pos yang akan dia lalui.
-----
Setelah berlari disetiap pos, tenaga sudah terkuras dan badan sudah capek, masing-masing pelari telah sampai pos terakhir sebelum finish.
pelari pertama sudah tak setangguh saat mulai berlari. disetiap pos dia hampir tidak bisa meneruskan berlari karena kepanasan. dia kehausan dan selalu menghabiskan minum dibotol setiap sampai pos yang dilalui.
pelari kedua begitu pula demikian dia sangat lelah. dia punya air dibotol walau hanya 1 botol. dia minum dan beristirahat di tengah berlari untuk minum jika dia sangat lelah dan haus. kemudian melanjutkan lagi.
pelari ketiga sangat fit. dia memiliki banyak cadangan air dalam botol yang dia kumpulkan disetiap pos. dia masih fresh dan sangat kuat berlari. dia minum setiap merasa haus sedikit-sedikit.
--++--
lalu siapakah yang akan menjadi pemenang? siapakah yang akan mampu menyentuh garis finish? siapa yang akan kalah?
--++--
pelari pertama adalah pelari terdepan yang datang di pos terakhir sebelum finish.
dia kemudian berlari menuju garis finish. segala kekuatan dia erahkan. namun, karena jarak pos dan garis fiinish 2x jarak pos biasa, dalam tengah perlombaan dia mulai kepayahan. kadang terjatuh dan kehausan.
dalam beberapa puluh meter sebelum finish, dia tumbang. tidak ada air yang dapat dia minum.
lantas siapa yang dapat melalui garis finish?
pelari kedua dan ketiga mampu selamat sampai garis finish.
namun, siapa yang menjadi pemenang?
ternyata.. pelari nomor 2 yang menjadi pemenang. saat melewati pos terakhir, dia memiliki 1 botol hampir penuh dengan air. dia berlari sekuat tenaga. dan saat ditengah jarak garis finish dan pos terakhir. dia berhenti sejenank, meneguk air agak banyak dan menyisakan sedikit.
kemudian dia berlari.
beberapa puluh meter sebelum finish, dia kehausan dan kepayahan. di sisa air dibotol dia habiskan dan berlari hingga garis finish.
bagaimana dengan nomor 3, pelari nomor 3 mampu menuju garis finish dengan kondisi prima. tidak kepayahan dan masih cukup tenaga.
dia masih memiliki simpanan beberapa botol air.
-----"""""-----
Lari adalah hidup. Lari adalah Bekerja. Lari adalah meneliti. Lari adalah pencarian menuju akhir. Lari adalah PhD. :D
lomba lari adalah perlombaan. bukan jalan-jalan. butuh persiapan tapi bukan dengan kenyamanan.
pelari pertama tidak bisa mnegukur jarak. dia berlari. berusaha menyelesaikan secepat mungkin. tanpa melihat resource atau kebutuhan hidup.
pelari ke 3 dia terlalu nyaman. dia merasa berlari dengan banyak bekal akan menjamin dia bisa sukses. bisa finish.
pelari ke-3 tidak menyadari bahwa berlari itu berlomba. dan berlomba itu tentang siapa yang duluan dan diakhir.
berlomba itu tentang siapa cepat siapa lambat. benar dia memiliki banyak bekal. namun, bekal ini pula yang membuat dia lambat, lebih dalam terperosok didalam pasir dan berat dalam membawa bekal.
==========
maka, marilah. jadilah pelari kedua. tujuan kita finish, dengan selamat dan menjadi nomor 1.
sisakan kenikmatan sekedarnya. fokus pada finish dan proses berlari setiap pos. tentu akan ada banyak halangan dan rintangan. bukankah hal itu yang membuat kita lebih berpengalaman dilomba berikutnya.
bekal yang banyak tidak akan berguna jika tidak dimanfaatkan. lebih bisa menjadi beban yang membuat kita kalah.
===========
Nikmatilah kenikmatan itu sekadarnya. seimbangnya. karena segalanya akan berubah setelah garis finish kita lalui.

Comments

Popular posts from this blog

PhD Life #Jepang #8

#1-02042017 Ranking #1 (SD dan SMP) Sedari SD cita-cita saya dalam sekolah adalah mendapat Ranking 1 dalam 1 tahun ajaran. Dan itu tidak pernah bisa tergapai. SD, adalah jenjang yang paling memungkinkan bagi saya. Tapi tetap tidak terjadi. SD saya adalah SD impres. yang mana berarti daerah tertinggal. karenanya, setiap 2 hari atau 3 hari sekali diberi makanan tambahan. biar otak murid-muridnya "sedikit" lebih encer. jaman saya sistemnya bukan semester. namun caturwulan. jadi dalam 1 tahun ajaran akan ada 3X penerimaan raport. Dan mimpi saya ini tertanam sejak SD kelas 1 caturwulan 1 (CAWU 1). CAWU 1 kelas 1 saya ranking 1, dari 14 atau 15 murid. Cawu 2 tetap ranking 1. Namun, Cawu 3 kelas 1, saya ranking 2. Juara 1 nya teman saya bernama Tika. si jenius dari Jebresan, kampung sebelah. memasuki kelas 2, semangat belajar saya kerahkan sekuat-kuatnya untuk merebut 3 caturwulan ranking 1, namun, lagi-lagi gagal. saya juara 1 di cawu 1 dan 3. cawu 2 kelas 2 ...

Challange

PhD Life #Jepang #6 #1-31032017 Challange Kamis, 30 Maret kemarin. selepas subuh kami bertiga memutuskan untuk lari-lari dan keliling lapangan baseball yang letaknya tepat di sebelah TIC. Saya memakai sarung waktu itu. dan kami memutuskan. besok jumat, di kantin TIC kami akan memakai pakaian tradisional kita masing-masing. yang tidak memakai pakaian tradisional akan dihukum. :DD Dan hari ini, kami tidak terlalu banyak ngobrol dengan Baqi'. selepas subuh kami diberitahu jumat di jami' turkey jumatan dimulai pukul 1.10 pm sampai 1.30pm. akan ada makan setelah sholat. Baqi' akan sangat sibuk. dialah yang akan memasak. jika hari jumat bertepatan dengan hari libur, maka akan banyak yang hadir. sekitar 1500 orang. namun, karena hari ini tidak libur, maka sepertinya sekitar 750-800 orang yang hadir. tetap saja banyak. -- Pukul 7am saya sudah siap dengan songkok dan batik. tentu saya punya kolor motif batik juga. tapi lak yo lucu atasannya songkok dan ...

PhD Life #Jepang #15

#1-08042017 Kebanggaan Saat diruang makan, ada teman yang bernama Bilal. kami ngobrol sebentar. kemudian datang teman keduanya. tidak nyebut nama. dari universitas mana? dari waseda. jawab bilal. wow keren banget. ngambil apa? IR.. International Relation. dari indonesia ya sin? yap.. mantan pacarku dari indonesia lho sin.. owh ya? dah putus ya sekrang? -- bagian mana dari indonesia? Jogja? Jakarta? Jogja.. jogja.. satu-satu nya provinsi yang dipimpin Sultan.. Sultan? yes. bukannya negeramu Republik? iya republik. tapi kami punya propinsi dipimpin sultan. kok bisa sin? ceritanya panjang.. intinya dulu saat masih berjuang untuk merdeka, Jogja itu sudah merdeka. diberi Belanda. tapi sultan sebelumnya ndak mau. maunya bergabung dengan indonesia. owh.. cew ku "dulu" dari medan. owh.. jauh banget itu dari Jogja. sin.. ya.. kenapa ya aku kok susah mbedain wajah kalian? Hah.. kamu pikir semua wajah orang indonesia sama? semacam...